Tuntutan peningkatan mutu suatu produk atau layanan jasa termasuk pendidikan oleh pelanggan terus terus menerus berkembang dan meningkat dari waktu ke waktu, dari tahun ke tahun. Masyarakat semakin cerdas dalam memilih lembaga pendidikan, mereka dapat membedakan lembaga pendidikan/sekolah yang berkualitas dan kurang berkualitas. Oleh karena itu, penyelenggara/pengelola sekolah/madrasah atau lembaga pendidikan tidak bisa menyelenggarakan pendidikan asal jadi dan statis tanpa perbaikan berkesinambungan memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Tanggung jawab peningkatan mutu dan budaya mutu sekolah ini merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, sekolah, pengguna dan stakeholder terkait.
Bloq ini didedikasikan untuk semangat perubahan, keinginan berbagi, semangat berkarya, rasa ingin bersama, pelipur penat, apresiasi dan kreasi. Matur nuwun sampun mirsani blog kulo, mugi - mugi saget migunani kagem panjenengan. Nuwun
Selasa, 12 Juli 2011
Jumat, 03 Juni 2011
INGAT MATI INGAT SAKIT
Dengarlah hai sobat, saat kau maksiat
Dan Kau bayangkan ajal mendekat
Apakan kau buat, kau takkan selamat
Pasti dirimu habis dan tamat
Bukan ku sok taat, sebelum terlambat
...Ayo sama sama kita tobat
Dunia sesaat awas ko tersesat
Ingatlah masih ada akhirat
Selasa, 10 Mei 2011
Sedia Sistem Sebelum Macet
Muladi Wibowohttp://harianjoglosemar.com
Kota Solo telah mampu menunjukkan watak dinamis dalam mengembangkan moda transportasi perkotaan. Keberadaan bus tingkat Werkudara, Batik Trans Solo (BTS), Sepur Kutuk Jaladara, dan lain-lain menunjukkan berbagai upaya parsial dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam memberikan kenyamanan bagi warga kota dan siapa pun yang berkunjung ke kota ini. Namun demikian secara faktual, berbagai program itu belum mampu menjawab kegelisahan publik atas potensi kemacetan Kota Solo di masa mendatang. Saat ini di beberapa titik di Kota Solo telah terjadi kemacetan yang cukup mengganggu para pengguna jalan.
Kota Solo telah mampu menunjukkan watak dinamis dalam mengembangkan moda transportasi perkotaan. Keberadaan bus tingkat Werkudara, Batik Trans Solo (BTS), Sepur Kutuk Jaladara, dan lain-lain menunjukkan berbagai upaya parsial dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam memberikan kenyamanan bagi warga kota dan siapa pun yang berkunjung ke kota ini. Namun demikian secara faktual, berbagai program itu belum mampu menjawab kegelisahan publik atas potensi kemacetan Kota Solo di masa mendatang. Saat ini di beberapa titik di Kota Solo telah terjadi kemacetan yang cukup mengganggu para pengguna jalan.
Jumat, 08 April 2011
UDIN SEDUNIA
Ini lagu tentang sebuah nama..
Kata orang udin nama kampungan
Jadi lagu enak juga didengar
Kalau gak percaya, simak dengan seksama
Udin yang pertama, namanya awaludin
Udin yang suka di kamar, namanya kamarudin
Udin yang hidup di jalanan, namanya jalaludin
Udin penggembala, namanya sapiudin
Kata orang udin nama kampungan
Jadi lagu enak juga didengar
Kalau gak percaya, simak dengan seksama
Udin yang pertama, namanya awaludin
Udin yang suka di kamar, namanya kamarudin
Udin yang hidup di jalanan, namanya jalaludin
Udin penggembala, namanya sapiudin
Kamis, 03 Maret 2011
MAT ANGIN
Menjaring angin
Mengejar rembulan
Meraih bintang bintang
Merenda langit
Membakar matahari
Merengkuh malam
Mengejar rembulan
Meraih bintang bintang
Merenda langit
Membakar matahari
Merengkuh malam
Jumat, 18 Februari 2011
Koleksi Palsu di Radya Pustaka
Jumat, 18/02/2011 09:00 WIB - Muladi WibowoPemerhati sejarah, dosen Uniba Solo
Antara terkejut dan tidak, ketika kita kembali mendengar berita bahwa pencurian koleksi wayang di Museum Radya Pustaka Solo menjadi berita yang seolah “biasa” terjadi sehingga menjadi tidak aneh lagi. Tentu masyarakat belum lupa hilangnya sejumlah arca batu dan perunggu koleksi Museum Radya Pustaka. Hilangnya masterpiece wayang, buku, arca, dan sinjang batik koleksi museum menunjukkan barang-barang bersejarah yang mampu menjelaskan jati diri bangsa Indonesia masa lalu mengalami perlakuan yang tidak semestinya. Tidak adanya perhatian terhadap peninggalan sejarah masyarakat jelas menyemarakkan praktik pencurian koleksi museum, yang suatu saat juga bisa menimpa atau sudah terjadi di museum-museum lain.
selengkapnya baca di http://harianjoglosemar.com/berita/koleksi-palsu-di-radya-pustaka-36705.html
Antara terkejut dan tidak, ketika kita kembali mendengar berita bahwa pencurian koleksi wayang di Museum Radya Pustaka Solo menjadi berita yang seolah “biasa” terjadi sehingga menjadi tidak aneh lagi. Tentu masyarakat belum lupa hilangnya sejumlah arca batu dan perunggu koleksi Museum Radya Pustaka. Hilangnya masterpiece wayang, buku, arca, dan sinjang batik koleksi museum menunjukkan barang-barang bersejarah yang mampu menjelaskan jati diri bangsa Indonesia masa lalu mengalami perlakuan yang tidak semestinya. Tidak adanya perhatian terhadap peninggalan sejarah masyarakat jelas menyemarakkan praktik pencurian koleksi museum, yang suatu saat juga bisa menimpa atau sudah terjadi di museum-museum lain.
selengkapnya baca di http://harianjoglosemar.com/berita/koleksi-palsu-di-radya-pustaka-36705.html
Rabu, 09 Februari 2011
JK Bicara Kepemimpinan :
"Esensi kepemimpinan adalah membawa sesuatu atau orang lain sampai kepada tujuan, tindakan itu tentu harus meyakinkan dan dapat diselesaikan dengan baik,"
"Manajer membawa sesuatu sesuai aturan sementara pemimpin membawa kepada tujuan. Jadi, pemimpin terkadang harus melakukan langkah yang menerobos (breakthrough),"
"Karena itu pemimpin harus siap untuk mengatasi segala masalah yang sulit dan menjadi tidak populer karena keputusan yang dibuatnya tidak akan memuaskan semua pihak,"
"Keyakinan sang pemimpinlah yang menentukan pengerjaan kebijakan tersebut."link
Langganan:
Postingan (Atom)